Minggu, 15 Desember 2013
Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara
Arga Makmur adalah sebuah kecamatan sekaligus pusat pemerintahan (ibukota) Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Indonesia.Kecamatan Arga Makmur sebagaian besar adalah merupakan daerah Eks Transmigrasi Tahun 1965 s/d 1975 dan mengalami perkembangan pesat setelah menjadi Ibu Kota Kabupaten Bengkulu Utara pada Tahun 1976 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1976 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkulu Utara. Luas Kecamatan Arga Makmur adalah 48,54 Km2 yang terdiri dari 24 Desa dan 3 (tiga) kelurahan, terletak antara 1010 32’ BT dan 2o15 LS. Kondisi geografisnya sebagian besar merupakan dataran tinggi dengan ketinggian 541 m dpl dan topografinya berbukit - bukit, suhu udara 24 - 28oC.
Kecamatan Arga Makmur merupakan kecamatan terpadat di Kabupaten Bengkulu Utara dengan tingkat kepadatan penduduk 524.KM2. Rata-rata jumlah anggota keluarga di Wilayah ini adalah 3,65 jiwa per keluarga. Dengan komposisi penduduk menurut kelompok umur adalah anak-anak (0-19 Tahun) sebanyak 45,41 %, usia produktif (20 – 59) sebanyak 49,92 % dan penduduk usia Lanjut (di atas 60 tahun) sebanyak 4,65 %.Sebagian besar mata pencaharian penduduk Kecamatan Arga Makmur adalah Petani, PNS, dan pedagang. Pasar-pasar di Kecamatan Arga Makmur merupakan pasar pekan (hari pasaran 1 minggu sekali) dan pasar yang terbesar adalah Pasar Purwodadi. Pasar ini disamping menyediakan kebutuhan untuk masyarakat di Kecamatan Arga Makmur dan kecamatan sekitarnya juga menjadi tujuan masyarakat Kabupaten Lebong dalam memenuhi kebutuhannya
.
Penduduk di Kecamatan Arga Makmur adalah sebagian besar dari Suku Jawa (35%), Rejang (32%), Minang 15%, dan sisanya dari suku Bali, Lembak, Batak, Pekal dan Sunda.Kabupaten Bengkulu Utara dibentuk berdasarkan Undang– Undang Darurat Nomor 4 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-kabupaten dalam Lingkungan Daerah propinsi Sumatera Selatan (lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1091). Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1976 Tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkulu Utara (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3091).Sebelum Kedatangan bangsa asing ke Bengkulu ± abad ke-14, di Bengkulu sudah berdiri Kerajaan-kerajaan seperti Kerajaan Sungai Serut yang diganti dengan Kerajaan Sungai Lemau Di Sungai Hitam, Kerajaan Balai Buntar Di Pondok Kelapa dengan beberapa bagiannya seperti Kerajaan Bagian Parit Lawang Seketeng Di Dusun Raja, Lais.
Garis pantai yang dimiliki Kabupaten Bengkulu Utara cukup panjang yaitu 262,63 KM, mempunyai potensi sumber daya pesisir, pantai dan laut baik hayati maupun non hayati yang cukup besar dan masih memberikan peluang untuk dapat dikembangkan dan dikelola sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.Bengkulu Utara memiliki banyak tempat wisata alam dan budaya, diantaranya Tapak Balai di Palik, Batu Layang, Pantai Kota Agung, Pantai Urai, Pantai Putri Hijau, Makam Panglima Ratu Samban, Sawah Kemumu dan Palak Siring yang merupakan salah satu habitat bunga Rafflesia.
Objek wisata lainnya yang tak kalah menarik adalah Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebelat di Putri Hijau.
Kabupaten Bengkulu Utara mempunyai wilayah laut dengan panjang pantai 262,63 Km, 40 Desa berpesisir dan 2.436 orang nelayan dengan potensi perikanan laut lebih kurang + 13.060,30 ton dan mempunyai satu pulau besar dan beberapa pulau kecil dengan sumberdaya alam hayati yang dapat diperbaruhi (renewable resources) seperti ; ikan, udang, moluska, kepiting, rumput laut, hutan mangrove, karang, padang lamun, penyu dan biota lainnya. Kesemuanya ini bila dikelola dengan baik dapat dijadikan andalan Kabupaten Bengkulu Utara untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan ekonomi guna meningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi masyarakat pesisir terutama nelayan.Selain potensial di bidang perikanan tangkap (laut), Kabupaten Bengkulu Utara juga terkenal sebagai pengahsil perikanan air tawar terbesar di Provinsi Bengkulu. 40 % total produksi ikan air tawar provinsi Bengkulu adalah dari Bengkulu Utara. Sentra perikanan air tawar di Bengkulu Utara adalah di Kecamatan Padang Jaya dan telah ditetapkan sebagi Mina Politan perikanan air tawar.
Usaha budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Bengkulu Utara didukung oleh Balai Benih Ikan (BBI) lokal, Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPBAT) di Marga Sakti dan Kolam Air Deras (KAD) Pagar Ruyung.Jumlah BBI dan Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPBAT) dan Kolam Air Deras (KAD)
http://bumi-nusantara.blogspot.com/2011/11/kota-arga-makmur-kabupaten-bengkulu.html
Senin, 14 Oktober 2013
Wisata Alam di Kabupaten Bengkulu Tengah
Air terjun desa Datar Lebar
Objek wisata
Air terjun desa Datar Lebar ini terletak di kabupaten Bengkulu Tengah Tepatnya
di Kawasan Hutan Lindung taba penanjung Desa Datar Lebar. Air terjun setinggi
15 meter ini berada kurang lebih 10 Km dari jalan raya. Karena aksesnya yang
masih relatif susah ditempuh, maka objek wisata ini kurang diminati, padahal
jikalau kita mau berusaha sedikit dan menikmati suasana hutan yang masih asri,
rasa letih tersebut dapat terobati dengan pemandangan alam air terjun tersebut
Bunker Coa Sako
Objek Wisata
Bunker Coa Sako adalah sebuah Cagar Budaya berbentuk sebuah bunker atau tempat
perlindungan di bawah tanah yang dibangun pada jaman penjajahan Jepang di
Bengkulu, Bangunan bunker berjumlah 3 ruangan yang ruangannya tidak saling
berhubungan antara satu dengan lainnya. Benda Cagar Budaya yang status
berkepemilikan adalah milik pribadi atas nama ajisul ini berlokasi di taba
penanjung kab. Bengkulu tengah Bengkulu Indonesia.
Letak Bunker
ini berada jauh dari perkotaan, tepatnya berada di perbukitan dan di pinggir
jalan yang menghubungkan antara Bengkulu - Bengkulu Tengah dan Kabupaten
kepahiang
Dari segi
peta pemerintahan, Cagar Budaya ini masih masuk ke dalam lingkungan Kabupaten
Bengkulu tengah. Situs ini dapat anda tempuh menggunakan kendaraan baik mobil
maupun motor karena situs ini terletak di pinggir jalan utama.
Rute yang
bisa anda tempuh setelah mendarat di lapangan udara Fatmawati Bengkulu adalah
menuju ke Kabupaten Bengkulu Tengah arah Kota Curup. Kurang lebih 1,5 jam
perjalanan darat tepatnya 50 meter sebelum taman Gunung Liku sembilan, di
sebelah kiri ada jalan anda akan menemukan situs ini.
Gunung Bungkuk
Wisata alam
Bukit Kandis Dan Gunung Bungkuk merupakan bagian Hutan Lindung kabupaten
Bengkulu Tengah, Wisatawan ditawarkan rekreasi Alam Bebas.Banyak pelancong dua
tempat ini memanfaatkan ke-dua tempat ini menjadi tempat kegiatan alam bebas
baik hiking, mountainiring, jelajah alam bebas, berkemah dan hill climbing.
Tempat yang
cocok dan merupakan surga bagi penggiat alam bebas ini sedang digiatkan menjadi
wisata andalan kabupaten Bengkulu Tengah untuk kedepannya.
Pantai Sungai Suci
Objek wisata
pantai Sungai Suci merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan Kabupaten
Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan
luar daerah,di pantai ini juga merupakan salah satu lokasi mencari batu akik
(batu cincin), karena cukup banyak bertebaran di sepanjang pantai.
Objek wisata
tersebut berlokasi di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten
Bengkulu Tengah, atau berada di perbatasan antara Kota Bengkulu dengan Bengkulu
Utara. Transportasi ke lokasi cukup lancar dan bisa dijangkau dengan
menggunakan kendaraan umum, dengan jarak tempuh hanya 15 km dari Kota Bengkulu
dan sekitar 20 km dari Bandara Fatmawati
Taman Liku Sembilan
Objek wisata
Taman Liku Sembilan ini berada di kawasan cagar alam Hutan lindung Taba
penanjung yang luasnya kurang lebih 46 ha.
Dibelah oleh jalan raya yang menghubungkan kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Kepahiang. Wisata Alam, itu yang ditawarkan bagi para pecinta alam dan penggiat lingkungan. Hutan tropis yang kaya akan mata air ini menjadi habitat asli Rafflesia arnoldii dan menjadi rumah yang nyaman bagi binatang Seperti monyet yang ada di kawasan ini
Dibelah oleh jalan raya yang menghubungkan kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Kepahiang. Wisata Alam, itu yang ditawarkan bagi para pecinta alam dan penggiat lingkungan. Hutan tropis yang kaya akan mata air ini menjadi habitat asli Rafflesia arnoldii dan menjadi rumah yang nyaman bagi binatang Seperti monyet yang ada di kawasan ini
Wisata Alam di Kabupaten Bengkulu Utara
Tangga Seribu Palak Siring
TANGGA Seribu di lokasi air terjun Palak Siring, Kemumu, Kecamatan Arma Jaya Bengkulu Utara (BU) sudah cukup tenar di telinga masyarakat BU bahkan Provinsi Bengkulu. Tangga ini pasti akan dilintasi pengunjung begitu masuk ke lokasi wisata tersebut.
Tangga dengan lebar 1 meter ini diapit dengan hutan lokasi Hutan Kemumu yang merupakan lokasi wisata alam kebanggaan masyarakat BU. Tangga Seribu juga menjadi salah satu icon wisata BU yang ternama selain air terjun sendiri.
Konon, tak ada yang bisa memastikan berapa jumlah tangga yang dibuat pada masa penjajahan Belanda itu. Setiap warga yang mencoba menghitung anak tangga ini disebut selalu menemukan angka yang berbeda satu sama lain. Bahkan perbincangan yang keluar dari warga, ada kepercayaan jika pasangan melintasi anak tangga dan menghitung jumlah anak tangga di dalam hati hingga memunculkan jumlah yang sama, maka pasangan itu diyakini berjodoh.
Bahkan ada kepercayaan lain yang mengatakan jika kita menghitung jumlah anak tangga saat turun dan hasilnya sama ketika dihitung ulang saat naik tangga, maka anak tangga ini bisa mempermudah penghitungannya untuk mendapakan jodoh.
Belum jelas apakah isu yang berkembang tentang perbedaan penghitungan itu memang benar adanya, atau selisih penghitungan itu hanya dikarenakan si penghitung terlalu capek ketika melintasi tangga yang diperkirakan sekitar satu kilometer ini.
Ngatijo salah satu tokoh masyarakat setempat mengaku tidak bisa memastikan kebenaran mengenai kepercayaan non ilmiah yang menjadi perbincangan masyarakat itu. Maklum, hingga saat ini tidak ada warga yang mengaku mendapatkan “Khasiat” langsung berupa jodoh karena menghtung anak tangga tersebut.
“Kepercayaan masyarakat sih boleh saja, tapi benar atau tidaknya saya tidak tahu. Yang jelas itu memang tangga buatan zaman Belanda dulu. Gunanya memang untuk lalu lintas menuju lokasi siring induk irigasi yang berupa gorong-gorong besar,” kata Ngatijo. Namun, diakuinya jika banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi air terjun secara kelompok kerap menghitung jumlah anak tangga. Tak pernah ada dari mereka yang mengakui jika hasil penghitungan mereka sama. “Bagi kami itu ya hanya aset wisata saja, boleh dipercaya boleh juga tidak,” ujarnya.
Meski terus menjadi perhatian masyarakat terutama wisatawan yang berkunjung ke BU, lokasi tangga seribu tak terawat. Beberapa titik pagar tangga yang juga terbuat dari beton sudah runtuh akibat tertimpa batang yang roboh.
Bagian lantai anak tangga juga nampak mulai berlumut meskipun tak ada yang jebol menunjukan kualitas pembangunan tempo dulu. Lebar masing-masing anak tangga bervariasi, mulai dari dengan 1 meter hingga kurang dari 50 meter, hal ini yang membuat pengunjung harus mengeluarkan tenaga ektra melintasi lokasi tersebut.
Dari pusat Kota Arga Makmur, hanya membutuhkan warga sekitar 20 Menit menuju lokasi Tangga Seribu. Pengunjung hanya perlu memberikan retribusi Rp 1000 dan bisa melintasi tangga serta menuju ke lokasi pemandian Air Terjun Kemumu. “Harapan kami ada pelestarian, pagar-pagar tangga yang rusak bisa diperbaiki sehingga nampak lebih bagus lagi. Tapi tidak menghilangkan nuasa sejah yang ada,” pungkasnya.(qia)
Palak siring Kemumu
Palak siring kemumu terletak di Provinsi Bengkulu tepat nya di kecamatan kota Argamakmur kabupaten Bengkulu Utara.
Letaknya tidak begitu jauh dari pusat kota sekitar 15 menit untuk menuju ke palak siring kemumu, diperjalanan kita bisa menikmati pemandangan sawah yang begitu luas dan rapi, kemumu memiliki potensi Agrowisata yang cukup indah.
Wisata disini sangat bagus untuk di kunjungi, selain pemandangan hutan lindung yang lebat dan indah, Air terjun yang menawan dipalak siring Kemumu juga bisa melihat Bunga terbesar didunia yaitu Bunga Rafflesia, jika kita sedang beruntung kita bisa melihat bunga ini mekar dengan indah dan besar.
Air Terjun Curug Sembilan
Objek Wisata Air Terjun Curug Sembilan merupakan salah satu air terjun yang unik dan khas, karena air yang mengalir membentuk sembilan tingkatan dan masing-masing tingkatan membentuk beberapa air terjun sehingga memberikan pemandangan alam yang spektakuler.
Air terjun ini terletak di kawasan hutan lindung yang yang alami dan sangat menarik untuk dikunjungi oleh para pecinta alam. Di sini juga dapat ditemui berbagai macam flora dan fauna langka dengan habitat yang alami.
Lokasinya terletak di Padang Jaya, kabupaten Bengkulu Utara dengan jarak sekitar 120 Km dari pusat kota Bengkulu. Sebagian areal telah dibuat jalan yang dapat dilewati kendaraan menuju lokasi
Danau Gedang
Objek Wisata Danau Gedang adalah sebuah danau yang menjadi tujuan wisata Bengkulu Utara dengan daya tarik pemandangan alam danau ditepi laut, terletak di desa padang betuah. fasiilitas : Jalan aspal ke lokasi dan shelter, sekitar 24 km dari kota Bengkulu
Pulau Enggano
Pulau Enggano adalah kelompok kepulauan yang terletak di Samudera Indonesia. Enggano terdiri dari 6 buah pulau, dan Enggano merupakan pulau yang terbesar dengan ukuran sekitar 29Km x 18Km dan luas keseluruhan termasuk pulau-pulau kecil sekitarnya adalah 443Km bujur sangkar.
Kepulauan ini banyak menyimpan potensi alam yang luar biasa besarnya, seperti sumber alam berupa kawasan hutan wisata dan konservasi hutan buru gunung Nanu’ua seluas 10.000 Ha, dengan aneka jenis flora dan fauna langka dan target sasaran pemburuan adalah babi hutan, sapi liar dan kerbau liar.
Pantai yang indah dengan taman laut yang mengandung beraneka ragam ikan hias dengan karang laut yang indah dan berwarna-warni.
Langganan:
Postingan (Atom)










